Latar Belakang
Saat sakit, sebagian orang biasanya menunggu tubuhnya pulih dengan sendirinya tanpa mempertimbangkan untuk ke dokter dan mendapatkan obat resep yang tepat. Hal ini disebabkan beberapa faktor, seperti antrean dan waktu tunggu yang panjang setiap kali harus ke fasilitas kesehatan, serta sesi konsultasi yang sering kali tidak menjelaskan dengan jelas apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh kita. Memahami tingginya kebutuhan akan layanan kesehatan yang mudah diakses dan terjangkau, Prixa hadir sebagai pendamping kesehatan yang mengutamakan kenyamanan pasien sekaligus memberikan layanan kesehatan yang memuaskan.
Prixa adalah perusahaan berbasis AI pertama di Indonesia yang memadukan platform AI miliknya dengan asuransi kesehatan yang dipersonalisasi. Sebagai salah satu mitra Kata.ai, Prixa menawarkan ekosistem layanan kesehatan yang lengkap, di mana pasien dapat berkonsultasi dengan dokter secara online, menjadwalkan janji temu dengan dokter atau tes laboratorium untuk memeriksa kondisi kesehatannya lebih lanjut, dan menerima obat resep yang diantar langsung ke depan pintu.
Melalui aplikasi web Prixa, pasien juga dapat menikmati sesi gratis untuk mendapatkan hasil awal diagnosis melalui diagnostic engine berbasis AI milik Prixa. Untuk menghadirkan layanan ini, Prixa menggunakan teknologi AI, NLP, dan Expert System dari Kata.ai, sehingga diagnostic engine mereka dapat mengenali gejala pasien. Berdiri sejak 2019, Prixa telah melakukan berbagai upaya signifikan bersama mitra dan klien di industri kesehatan, seperti Siloam Hospital, Lippo Insurance, Mandiri in-Health, Generali, Triasse, Lifepack, Alfamart, dan DAV, untuk membuat layanan kesehatan yang layak lebih mudah diakses, cukup dengan beberapa ketukan.
Solusi
Sebagai mitra Kata.ai, Prixa menggunakan teknologi Expert System dan NLP kami untuk diagnosis engine di situs web Prixa. Engine ini bekerja dengan mengambil profil kontekstual pengguna, termasuk kondisi yang sudah ada sebelumnya, lalu meminta pengguna memasukkan keluhan utamanya. Sistem Prixa akan menggunakan NL untuk mengenali komponen dari masukan tersebut dan mencari kemungkinan penyebab beserta karakteristiknya dari database. Setelah menerima informasi yang cukup, sistem Prixa akan menggunakan seluruh masukan pengguna untuk menyarankan kemungkinan kondisi yang dialami pasien.
Diagnosis engine Prixa dirancang sebagai solusi lengkap yang menyediakan layanan kesehatan menyeluruh sekaligus memberdayakan tenaga kesehatan. "Di Prixa, kami ingin melakukan lebih dari sekadar menyediakan alat bantu kesehatan yang lebih baik. Kami hadir untuk mendampingi pasien di setiap langkah menuju hidup yang lebih sehat," ujar Astri Riksahati, Public Relations Manager Prixa.
Terlebih di masa pandemi COVID-19, Prixa menyambut baik kesempatan untuk membawa misi memanusiakan layanan kesehatan bagi semua orang dengan berkolaborasi bersama sejumlah institusi pemerintah. Saat ini, Prixa telah bekerja sama dengan Ridwan Kamil dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat meluncurkan fitur pemeriksa gejala 'Periksa Mandiri' di aplikasi Pikobar (Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jawa Barat) pada Maret 2020.
Layanan Prixa disajikan dalam Bahasa Indonesia agar mudah digunakan oleh pengguna. Karena itu, Prixa membutuhkan keahlian Kata.ai untuk menavigasi, mengklasifikasikan, dan menawarkan solusi dalam skala besar. Astri mengatakan, "Teknologi Kata.ai mampu membantu kami mengidentifikasi struktur yang kompleks dalam masukan pengguna, terutama dalam Bahasa Indonesia. Kami menangani keluhan utama pasien yang melibatkan banyak informasi, mulai dari gejala, durasi, waktu munculnya, hingga variasi masukan yang membutuhkan pemahaman mendalam. Kata.ai memiliki pengetahuan kontekstual Bahasa [Indonesia] yang kami butuhkan."
Yang paling disukai Prixa dari teknologi Kata.ai adalah kemudahan penggunaannya, yang sangat membantu terutama bagi tim yang baru pertama kali menggunakan NLP untuk memecahkan masalah. Selain itu, prosesnya yang sistematis dan antarmukanya yang ramah pengguna membuat orang tanpa latar belakang teknis tidak merasa kesulitan berinteraksi dengan sistem.
Dampak
Hingga paruh pertama 2020, Prixa memiliki lebih dari 1 juta pengguna yang menggunakan engine skrining COVID-19 berbasis AI miliknya.
Diagnosis engine Prixa telah mengidentifikasi lebih dari 1.000 masalah kesehatan dan memungkinkan pengguna terhubung dengan dokter secara online. Sekitar 70% pengguna memilih perawatan di rumah setelah mengonsultasikan gejalanya melalui Diagnosis Engine Prixa.
Jumlah pengguna unik Pikobar tumbuh 16,1x dibandingkan Nalar (diagnosis engine Prixa) dalam bulan pertama peluncuran.
Sekitar 30–50% pengguna Pikobar memanfaatkan fitur 'Periksa Mandiri'.
